gbr

MARI BERSAMA MEMBANGUN ACEH TENGGARA YANG MAJU DAN BERMARTABAT

Rabu, 09 November 2016

On 00.54 by Aceh Tenggara   No comments
Babussalam (Website-Agara) : Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2016 lalu, DPD KNPI Aceh Tenggara memboyong artis kondang asal Aceh "Bergek" guna menghibur dan menggoyang warga Kutacane.

    Berthemakan "KNPI & Bergek" artis Aceh yang kondang lewat lagu "Boh Hate" itu, pada Sabtu (5/11), mampu menghipnotis hampir 35 ribu masyarakat Agara yang hadir nyaris memadati Stadion H Syahadat Kutacane.

     Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang disponsori oleh KNPI Agara itu nyaris berubah Bak Konser tunggal "Bergek" yang memang hampir seluruh lagu yang dibawakan Bergek akrab ditelinga masyarakat Agara khususnya bagi kaula muda-mudi Kutacane.

      Dalam kesempatan itu, Ketua DPD KNPI Agara, Denny Febrian Roza, SSTp, yang juga maju sebagai Calon Wakil Bupati Agara mendampingi H Ali Basrah Calon Bupati Agara pada pilkada 2017 mendatang, dalam sambutannya mengatakan " dalam moment memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun ini, KNPI Agara memang sengaja memberikan kejutan dengan memboyong Bergek artis Aceh guna menghibur warga Kutacane.



     Selain itu, Berdasarkan Raker KNPI Agara belum lama ini, Bergek sengaja kita gandeng guna memberikan contoh bagi Pemuda Agara atas kesuksesan yang didapat sekaang ini, mampu besar dan terkenal sebagai Penyanyi Kondang di Serambi Mekkah tanpa peran Narkoba.

     Untuk itu, sesuai amanah Raker dan Musda KNPI Agara, yang bertujuan memerangi Dan berantas peredaran Narkoba dari bumi sepakat segenap Aceh Tenggara, sosok bergek diharapkan mampu menularkan aura positif bagi remaja agara, khususnya yang tergabung dalam wadah KNPI Agara, sebut Denny.

     Amatan Web Agara, hingga selesai acara tersebut, puluhan ribu warga yang menyaksikan aksi Bergek tak beranjak sedikitpun sampai Artis Aceh itu mendendangkan semua lagu bawaannya yang didominasi berbahasa daerah Aceh.(WA-03)

Teks foto :
1. Foto Bergek (berkaca mata hitam) bersama Ketua KNPI Agara, Denny Febrian Roza, (berseragam KNPI), foto dok by Riki Hamdani
2. Tampak stadion H Syahadat Kutacane, dipadati oleh pengunjung yang hadir, menyaksikan artis Aceh "Bergek" dalam acara yang dikemas oleh KNPI Agara.

Jumat, 04 November 2016

On 00.19 by Aceh Tenggara in    No comments
Babussalam ( Web-Agara) : Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten  Aceh Tenggara (Panwaslih Agara) bersama pihak Kejaksaan Negeri dan Pihak Kepolisian Kutacane pada Jum'at (4/11), lakukan penandatanganan kerjasama atau MoU (Memorandum of Understanding) sebagai bahagian dari Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2017 mendatang.

    Pantauan Web Agara, penandatanganan Mou itu dilakukan oleh Ketua Panwaslih Agara, Ridwan Efendi, Spd, dan AKBP Edi Bastari, Kapolres Agara, serta Sahiri, Kasi Pidum Kejari Kutacane, bertempat di Kantor Sekretariat Panwaslih Agara.

    Kadiv Humas dan Sosialisasi dari Panwaslih Agara, Hidayat, SE, kepada Web Agara, mengatakan " bahwa penandatanganan MoU bertujuan untuk menindak lanjuti semua laporan masyarakat terkait pelanggaran yang terjadi saat pilkada 2017 mendatang.

   Yang sudah jelas pelanggaran ini dilakukan oleh salah satu kandidat Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara sejak dimulainya masa kampanye pilkada ini, yang dimulai dari tanggal 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017 mendatang.

     Kendati sejauh ini belum ada laporan soal pelanggaran pilkada yang masuk ke meja Panwaslih Agara, namun bukan tidak mungkin ke depannya akan kita terima laporan soal pelanggaran pilkada itu, tandasnya.

     Jika memang nantinya, kita ada menerima laporan tersebut, sesuai MoU ini, kita bersama pihak aparat kepolisian dan kejaksaan yang tergabung dalam team gakkumdu ini, segera akan menindak lanjuti sesuai koridor hukum yang berlaku.

    Komitmen penindak lanjutan laporan pelanggaran tersebut, jelas tertuang dalam butir-butir MoU yang sudah kita sepakati tersebut, dan ini akan berlaku hingga usainya pilkada 2017 Aceh Tenggara, sebut Hidayat MoU Dihadiri Komisi III DPR RI.



     Uniknya, penandatanganan MoU Gakkumdu Pilkada Agara ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh dua orang anggota Komisi III DPR RI, M Nasir Jamil dari Partai PKS dan Muslim Ayyub dari Partai PAN dari Dapil I dan II Aceh.

     Kadatangan dua Anggota Komisi III DPR RI itu, selain guna menyaksikan penandatanganan MoU tersebut, juga ingin melihat kesiapan Panwaslih Agara dalam menghadapi pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara tahun 2017 mendatang.

     Muslim Ayub mengatakan " kepada jajaran Panwaslih Agara tidak perlu gentar menghadapi pilkada ini, diyakini melalui MoU ini pihak aparat hukum khususnya pihak kepolisian dan kejaksaan siap mengawal dan berada pada garda terdepan guna mensukseskan pilkada ini.

     Hal yang sama juga disampaikan M Nasir Jamil, politisi PKS itu menambahkan" diminta Panwaslih Agara jeli menerima dan menanggapi sekecil apapun laporan masyarakat soal pelanggaran yang terjadi pada pilkada nanti, agar proses demokrasi ini tidak tercederai oleh aksi money politik, agar melahirkan pemimpin yang berkwalitas, kata Nasir Jamil yang akrab tampil di salah satu acara Talk Show di stasiun TV nasioanl ini.(WA-03)

Teks foto :
1. Foto insert Penandatanganan MoU soal penindaklanjutan laporan pelanggara pilkada antara pihak Panwaslih Agara, yang diwakilkan oleh Ketua Panwaslih Agara, Ridwan Efendi, Spd, (kanan) bersama Kapolres Agara, AKBP Edi Bastari, (kiri-berpakaian Polri)

2. Foto insert Dua Anggota Komisi III DPR RI, M Nasir Jamil (berkaca mata), dan Muslim Ayyub (berkemeja putih) yang hadir menyaksikan penandatangan MoU ini di Kantor Sekretariat Panwaslih Aceh Tenggara)

Jumat, 28 Oktober 2016

On 00.13 by Aceh Tenggara in    No comments
Babussalam (Web-Agara) : Sesuai jadwal dan tahapa pemikadaab Aceh Tenggara tahun 2017 mendatang, kedua pasangan calon (paslon) Bupati & Wakil Bupati Aceh Tenggara, belum lama ini, menyampaikan visi & misi mereka di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tenggara.
Pantauan Web Agara, acara yang dimulai pukul 14.00 wib tersebut, mendapat pengawalan ekstra ketat dari pihak aparat kepolisian Kutacane, yang dihadiri sedikitnya ada ribuan undangan guna menyaksikan penyampaian visi misi kandidat Bupati dan Wabup Agara.
Paslon Radin-Bukhari (RABU) dan Paslon Ali-Denny (ABDI), yang masing-masing datang didampingi massa pendukungnya disambut keduanya langsung oleh Ketua DPRK Agara, Irwandi Desky, beserta 29 anggota DPRK Kutacane lainnya di dalam gedung Dewan, tempat digelarnya sidang paripurna penyampaian visi dan misi kandidat ini.
Irwandi Desky, dalam sambutannya mengatakan “penyampaian visi dan misi adalah bahagian dari jadwal dan tahapan dari pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah, yang kali ini pilkada Aceh Tenggara serentak dengan 101 Kabupaten/kota lainnya seluruh Indonesia.
Mengingat sambung Irwandi, bahwa hari ini juga 28 Oktober 2016 bertepatan dimulainya masa kampanye sampai dengan 11 Februari 2017 mendatang bagi kedua paslon ini, makanya kita awali terlebih dahulu kampanye ini melalui penyampaian visi dan misi paslon Bupati dan Wabup Agara.
Paslon RABU mendapat kesempatan pertama guna menyampaikan visi misinya yang sesuai ketentuan mendapatkan jatah maksimal 1 jam tiap paslonnya, yang disampaikan secara gamblang oleh Cabup Raidin Pinem yang mengupas visi dan misinya akan membawa hal yang baru dan perubahan bagi masyarakat Aceh Tenggara.
Sementara itu paslon Ali-Denny (ABDI) yang disampaikan langsung oleh Cabup H Ali Basrah, menjelaskan visi kita adalah “Membawa masyarakat Aceh Tenggara lebih sejahtera dan bermartabat serta memiliki daya saing guna melanjutkan pembangunan yang berkelnajutan, ” dengan tujuh program unggulan yakni bidang Pemberdayaan Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Kwalitas Keagamaan, bidang Infrastruktur, serta bidang Penegakan Syariat Islam, dan terkahir program bantuan kaum dhuafa, ketujuh program memang di rasa masih kurang, dan akan kita tingkatkan lagi ke depannya dan ini merupakan misi kita jika amanah rakyat ini jatuh di pundak kita, ujarnya.
Selain itu, secara khusus untuk program membuka lapangan kerja, sebut Ali Basrah, kita akan fokus menggerakkan BUMK (Badan Usaha Milik Kute), diyakini melalui kebijakan dana desa kita akan berupaya memperbanyak peran BUMK di setiap desa, diyakini melalui kinerja BUMK ini jelas akan membuka lapangan kerja di desa-desa, yang diharapkan nantinya akan membangun jalur ekonomi kita ke arah yang lebih baik lagi.(WA-03)

  1. Foto insert Ketika Paslon Ali-Denny (ABDI) akan memasuki gedung dewan Kutacane dengan berjalan kaki dari Posko Utama Pemenangannya, guna menyampaikan visi misi pada sidang paripurna DPRK Agara, yang didampingi massa pendukungnya, foto dok by Riki Hamdani.
    

Selasa, 25 Oktober 2016

On 00.10 by Aceh Tenggara in    No comments
Babussalam (Web-Agara) : Memasuki masa kampanye yang akan dimulai sejak Tanggal 28 Oktober 2016 sampai dengan 11 Februari 2017 mendatang, yang merupakan bahagian dari perhelatan pentas Pemilukada Kabupaten Aceh Tenggara, Beberapa waktu lalu, Komisi Independent Pemilihan Kutacane lakukan pengundian nomor urut bagi dua pasangan calon (Paslon) Bupati yang telah dinyatakan lulus verifikasi.

            Bertempat di Gedung Balai Seni Kutacane, acara pengundian nomor urut itu mendapat pengawalan yang ekstra ketat dari pihak kepolisian, yang uniknya lagi diramaikan oleh massa pendukung dua kandidat baik dari kubu Paslon RABU (Raidin-Bukhari) maupun Paslon ABDI (Ali-Denny).

            Ketua KIP Agara, Dedi Mulyadi, sesaat sebelum dilakukan pengundian dan pencabutan nomor urut kandidat, mengatakan “ dasar pengundian nomor urut telah ditentukan oleh Peraturan Komisi Pemilihan Umum dalam menghadapi pemilukada serentak di Seluruh Indonesia.

            Diharapkan, dengan adanya nomor urut pada masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati Aceh Tenggara bisa digunakan dengan sebaik-baiknya pada saat kampanye nanti, baik oleh kandidat itu sendiri maupun oleh Tim Pemenangan masing-masing calon.

            Amatan Web Agara, ditengarai paslon RABU merupakan paslon yang pertama mendaftarkan diri ke pihak KIP Agara, paslon RABU mendapatkan kesempatan pertama guna mencabut undian nomor urut tersebut, disusul oleh paslon ABDI, yang mantabnya lagi, ini harus dilakukan oleh masing Calon Wakil Bupati.

 Hasil pengundian nomor urut, di dapat Paslon ABDI (Ali-Denny) mendapatkan nomor urut 2, sedangkan pasangan calon RABU (Raidin-Bukhari) mendapatkan nomor urut 1, yang disambut teriakan dari massa pendukung masing-masing kandidat.(WA-03)


Foto ketika kedua paslon bupati dan wakil bupati Aceh Tenggara menunjukkan nomor urut calon, sesaat usai pengundian nomor urut dilakukan, foto dok by Riki Hamdani

Selasa, 18 Oktober 2016

On 23.50 by Aceh Tenggara in    No comments
Babussalam (Website-Agara): Yayasan Sosialisasi Kanker sebuah lembaga yang bergerak dan konsen memerangi salah satu penyakit mematikan di dunia yang berdomisili di Padang, Sumatera Barat, beberapa waktu lalu, menyambangi kantor Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Aceh Tenggara.

       Sedikitnya ada dua orang perwakilan Yayasan Sosialisasi Kanker Padang, yakni Yelfi dan Erlanda yang datang ke markas awak jurnalis daerah Kutacane, yang dalam kesempatan itu, keduanya menjadi Narasumber sosialisasi pencegahan kanker dan tumor ganas, yang menjadi misi kedatangan mereka ke bumi metuah sepakat segenap Kutacane.

      Termasuk para istri wartawan yang tergabung dalam wadah PWI Agara juga hadir guna mengikuti acara sosialisasi kanker tersebut, yang digelar lembaga yayasan itu, ketika menyambangi kantor PWI Agara.

      Yelfi, dara cantik lulusan ahli madya kebidanan ini, yang menyampaikan materi berbagai hal seputar penyakit kanker, mulai dari pengenalan, pencegahan hingga penanganan efektif bagi para penderita dan pengidap akut penyakit kanker dan tumor ganas yang bisa saja terjadi pada siapa saja tanpa pandang bulu, dan pandang usia.

      Mulai dari balita hingga mereka yang berusia senja pun bisa terserang dan tertular kanker, jika saja tidak cepat ditangani jelas Yelfi, akan berdampak fatal, yang tidak sedikit biaya dibutuhkan guna mengobatinya, parahnya lagi tidak ada jaminan pasti bisa sembuh dan tidak terjangkit kembali kendati telah diangkat melalui operasi besar.

     Kata kuncinya, penyakit kanker bisa kita perangi dengan cara pola hidup sehat meliputi konsumsi makanan sehat yang berserat dan bergizi seperti makan buah dan sayur, serta tidak lagi mengkonsumsi makanan berpengawet, dan yang teramat penting adalah senantiasa menjaga kondisi prima tubuh melalui berolah raga.

      Selain itu, sambung Yelfi, pencegahan sejak dini dari kanker ini adalah dengan rutin mengkonsumsi berbagai tumbuhan herbal yang mengandung zat yang mampu menangkal terjangkitnya penyakit kanker, seperti yang terdapat pada buah sirsak, tanaman hias keladi tikus dan tumbuhan obat temu putih.

      Menurut Yelfi, ketika jenis tanaman dan buah tersebut sangat diyakini bisa mencegah sejak dini penyakit kanker, bayangkan buah sirsak hampir 35 %, dan keladi tikus 50%, serta temu putih mencapai 95% bisa menekan terhindar dari kanker.

     Uniknya, dalam sosialisasi tersebut, antusias yang begitu tinggi ditunjukkan para pekerja kuli tinta daerah Kutacane yang bertanya, ketika sesi tanya jawab dibuka sesaat usai pemaparan narasumber dilakukan.

      Mantabnya lagi, diakhiri acara sosialisasi itu langsung dipimpin oleh Ketua PWI Agara, Abadi Selian, SE, yang sangat berharap kunjungan yayasan ini tidak hanya sekali ini saja, bisa rutin atau minimal adanya kerjasama yang baik ke depannya berkesinambungan, sebagai bahagian memerangi penyakit kanker dan tumor ganas ini, harap mantan Jurnalis TV di salah satu stasiun TV berita Nasional ini. (WA-03)

Kamis, 06 Oktober 2016

On 23.47 by Aceh Tenggara in    No comments
Babussalam (Website-Agara): Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara menggelar Rapat Paripurna Masa Sidang ke-III pada Tahun 2016 terkait Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten Agara Tahun Aceh Tenggara (APBK-Agara) Tahun 2015, belum lama ini di gedung DPRK Agara Kutacane.
Pantauan Web Agara, paripurna penutupan LPP APBK Agara tahun anggaran 2015 itu dipimpin langsung  Ketua DPRK Agara, Irwandi Desky dan para anggota DPRK Agara. Juga hadir dalam rapat paripurna penutupan itu, Bupati Agara, H Hasanuddin B, Kapolres Agara AKBP Edi Bastari, serta sejumlah pejabat forkompimda, termasuk Sekda Drs.Gani Suhud, dan para kepala SKPK, Camat dan juga pejabat terkait lainnya. 
Ketua DPRK Agara, Irwandi Desky, dalam pidato penutupan, mengatakan selama 5 September hingga 6 Oktober 2016 kita telah melaksanakan rapat paripurna dengan melalui beragam dinamika tahapan pada semua tingkatan untuk merumuskan semua kebijakan.Ditambahkannya Berkaitan dengan LPP APBK Agara tahun 2015.
Mantabnya lagi, sambung Irwandi, yang beberapa lalu Gubernur Aceh telah mengeluarkan surat keputusan nomor 903/749/2016 tentang evaluasi rancangan qanun Aceh Tenggara tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBK Agara 2015,diharapkan kepada pemerintah daerah agar pada tahun-tahun mendatang harus lebih cermat dalam memproyeksikan target pendapatan daerah sehingga sesuai dengan potensi nyata, timpal Ketua DPRK Agara.
Sebab perlu dilakukan monitoring serta evaluasi secara priodik terhadap kegiatan yang diprediksi penyerapannya akan rendah. Pada prinsipnya hakikat dari anggaran berbasis kinerja, bukan hanya realisasi dari anggaran yang dikelola, namun juga harus disampaikan keberhasilan capaiannya dari setiap kegiatan. Harapan kedepan, dalam rangka meningkatkan kualitas laporan keuangan daerah.
Untuk itu Pemerintah daerah diharapkan juga dapat segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menerapkan akutansi berbasis aktual sesuai standar akutansi daerah dan kepatuhan terhadap peraturan  perundang-undangan guna mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas laporan keuangan pemkab, jelas Ketua DPRK Irwandi Desky. 
Sementara itu, Bupati Agara, Hasanuddin B, mengatakan disusunnya nota laporan pertanggungjawaban pelaksanaan (LPP) terkait APBK tahun angggaran 2015 adalah sebagai upaya untuk memberikan penjelasan kepada publik mengenai upaya pemkab Aceh Tenggara dalam proses pencapaian visi dan misi dalam mewujudkan Aceh Tenggara yang maju dan bermartabat, ujar Bupati Agara Hasanuddin B. (WA-03)

Kamis, 15 September 2016

On 21.06 by Aceh Tenggara in    No comments
Mandala(Web-Agara)
Adat adalah komponen yang sangat penting dalam masyarakat, karena segala kegiatan kesenian dan budaya, semuanya di atur melalui adat yang tidak bertentangan dengan agama.

Demikian hal itu disampaikan Bupati Aceh Tenggara Ir. H. Hasanuddin B. MM dalam sambutannya pada acara Pengukuhan Pengurus Majelis Adat Aceh(MAA) Kabupaten Aceh Tenggara periode 2016-2019 yang berlangsung di Oproom Setdakab Kamis (15/9).

Dikatakan, seperti pepatah orang alas(suku asli Aceh Tenggara) “Geluh ni kandung Adat, mate ni kandung hukum yang bermakna hidup dalam adat, ketika mati harus dengan hukum islam, dengan kata lain adat harus bersinergi dengan agama ungkap Hasanuddin.
          
Dengan di kukuhkannya kepengurusan MAA yang baru ini, diharapkan dapat menjadi rujukan masyarakat dalam menjalankan aturan dan qanun adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari, jelas Hasanuddin yang juga sebagai pemangku adat tertinggi di kabupaten Aceh Tenggara itu.

Dalam kesempatan itu Bupati Hasanuddin, mengucapkan selamat  bekerja kepada M. Tahir selaku ketua  MAA yang baru beserta seluruh anggota yang dikukuhkan, semoga dapat bekerja dengan baik dan maju, mampu bekerja sama   dengan DPRK dalam pembuatan qanun dan aturan lainya tentang adat tegas Bupati Hasanuddin. 

Dalam kesempatan tersebut Hadir, Ketua DPRK Aceh Tenggara Irwandi Desky SP, Dandim 0108 Letkol Inf. Yudiono S.Ag , Kapolres AKBP. Eddy Bastari M.Si,Ka SKPK,pers dan sejumlah undangan lainnya(WS-02).



**Photo Bupati Ir.H.Hasanuddin B MM saat mengukuhkan Pengurus MAA Kabupaten Aceh Tenggara periode 2016-2019 di Oproom Setdakab Kamis(15/9)(WS-02)